KABAR TERKINI ::.
Apel Pagi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Purworejo Tekankan Koordinasi BMN dan Peningkatan Kinerja
Apel Pagi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Purworejo Tekankan Koordinasi BMN dan Peningkatan Kinerja
Purworejo, 11 Mei 2026 — Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Purworejo melaksanakan kegiatan apel pagi pada Senin (11/05) yang diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan kantor. Kegiatan apel pagi dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Purworejo dan berlangsung dengan tertib serta penuh semangat.
Dalam amanatnya, Kepala Kantor menyampaikan pentingnya koordinasi terkait Barang Milik Negara (BMN) agar pengelolaan administrasi dan aset kantor dapat berjalan secara optimal, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Seluruh jajaran diharapkan dapat meningkatkan komunikasi dan kerja sama dalam mendukung pengelolaan BMN yang baik.
Selain itu, Kepala Kantor juga mengingatkan seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan. Beliau menyampaikan harapan agar minggu ini dapat dijalani dengan lebih baik dibandingkan minggu sebelumnya, baik dari segi disiplin, tanggung jawab, maupun semangat dalam bekerja.
Melalui pelaksanaan apel pagi ini, diharapkan seluruh pegawai Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Purworejo dapat terus menjaga kekompakan, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dekatkan Layanan, Perkuat Pengawasan: PIMPASA Imigrasi Purworejo Sambangi Desa Binaan Imigrasi
![]()
Purworejo – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Purworejo kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat fungsi pelayanan dan pengawasan keimigrasian melalui kegiatan Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA). Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Desa Binaan Imigrasi Purworejo, yaitu Desa Jatijajar, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen.
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan dari Kantor Imigrasi Purworejo bersama tim PIMPASA serta perwakilan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah melakukan koordinasi langsung dengan perangkat desa setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi yang efektif terkait pengawasan keberadaan orang asing di wilayah desa, sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya peran aktif dalam menjaga lingkungan dari potensi pelanggaran keimigrasian.
Selain itu, sosialisasi juga difokuskan pada upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan tindak pidana penyelundupan manusia (TPPM). Petugas memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai ciri-ciri dan modus operandi yang sering digunakan dalam kasus tersebut, serta langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan oleh masyarakat desa.
Tidak hanya di Desa Jatijajar, kegiatan berlanjut dengan kunjungan ke LPK Bintang Indo Corpora. Dalam kunjungan ini, tim melakukan koordinasi dengan pihak lembaga pelatihan kerja terkait upaya pencegahan TPPO/TPPM serta peningkatan perlindungan terhadap Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI). Diskusi yang dilakukan mencakup pentingnya prosedur yang sesuai aturan, transparansi informasi, serta perlindungan hak-hak pekerja sebelum diberangkatkan ke luar negeri.
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari tagline Kantor Imigrasi Purworejo, yakni “Pelayanan harus mudah, pengawasan harus kuat.” Melalui program PIMPASA, diharapkan sinergi antara Imigrasi, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin guna menciptakan lingkungan yang aman serta meningkatkan kesadaran hukum di bidang keimigrasian.
Dengan adanya pendekatan langsung ke desa binaan dan lembaga terkait, Kantor Imigrasi Purworejo optimis bahwa upaya pencegahan terhadap pelanggaran keimigrasian, khususnya TPPO dan TPPM, dapat dilakukan secara lebih efektif dan menyeluruh.
Imigrasi Purworejo Melaksanakan Pelayanan Eazy Paspor di Pondok Pesantren Al-Ma’unah
![]()
Purworejo – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Purworejo kembali melaksanakan layanan Eazy Paspor bagi masyarakat, kali ini bertempat di Pondok Pesantren Al Ma’unah, Purworejo, pada Selasa, 5 Mei 2026

Sebanyak 63 permohonan paspor berhasil dilayani dalam kegiatan tersebut. Layanan Eazy Paspor merupakan inovasi pelayanan keimigrasian yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dengan menghadirkan pelayanan pembuatan paspor secara kolektif di lokasi pemohon.
Kegiatan diawali dengan persiapan petugas sejak pagi hari, meliputi pengecekan peralatan serta penataan lokasi pelayanan. Selanjutnya, proses pelayanan dilakukan melalui tahapan verifikasi berkas, pengambilan data biometrik, foto, dan wawancara kepada para pemohon.

Para pemohon mengikuti kegiatan dengan tertib dan antusias. Pihak Pondok Pesantren Al Ma’unah menyambut baik pelaksanaan layanan ini karena sangat membantu dalam mempermudah proses pengurusan paspor, khususnya bagi calon jamaah umroh. Melalui kegiatan ini, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Purworejo terus berupaya memberikan pelayanan yang efektif, efisien, dan menjangkau langsung kebutuhan masyarakat.
Imigrasi Purworejo Gelar Layanan Eazy Passport bagi Calon Jamaah Umrah di Kebumen
![]()
Purworejo – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Purworejo kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pelaksanaan Layanan Eazy Passport bagi calon jamaah umrah dari PT. Allais Tur Manajemen. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 29 April 2026, bertempat di kantor PT. Allais Tur Manajemen, Kabupaten Kebumen.
Layanan Eazy Passport merupakan inovasi Direktorat Jenderal Imigrasi yang bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam pengurusan paspor tanpa harus datang langsung ke kantor imigrasi. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas permohonan dari PT. Allais Tur Manajemen guna memfasilitasi pembuatan paspor secara kolektif bagi para calon jamaah umrah.
Dalam kegiatan tersebut, tim dari Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Purworejo yang terdiri dari 4 (empat) pejabat struktural, didukung oleh 1 (satu) pegawai dari Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Purworejo, memberikan pelayanan perekaman data biometrik dan verifikasi dokumen kepada para pemohon.
Sebanyak 58 (lima puluh delapan) permohonan paspor baru elektronik masa berlaku 5 (lima) tahun berhasil dilayani, dengan rincian 27 pemohon laki-laki dan 31 pemohon perempuan. Dari jumlah tersebut, 53 (lima puluh tiga) permohonan telah memenuhi persyaratan dan dapat dilanjutkan hingga tahap akhir proses penerbitan paspor. Sementara itu, 5 (lima) permohonan lainnya masih tertunda karena menunggu kelengkapan dokumen persyaratan.
Kegiatan pelayanan berjalan dengan lancar, aman, dan tertib. Hal ini tidak terlepas dari sinergi yang baik antara petugas imigrasi dengan pihak penyelenggara serta antusiasme para pemohon dalam mengikuti seluruh tahapan layanan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Purworejo menyampaikan bahwa layanan Eazy Passport merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan efisien kepada masyarakat, khususnya bagi calon jamaah umrah yang membutuhkan dokumen perjalanan secara kolektif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat semakin merasakan kemudahan dalam mengakses layanan keimigrasian, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan publik yang prima dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Layanan Semakin Mudah, Bupati Purworejo Gunakan Layanan Eazy Passport
![]()
Purworejo — Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Purworejo melaksanakan pelayanan keimigrasian khusus bagi Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, melalui program Eazy Passport pada Jumat, 24 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Kabupaten Purworejo sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan layanan yang semakin dekat, mudah, dan efisien bagi masyarakat.
Melalui layanan Eazy Passport, petugas imigrasi secara langsung mendatangi lokasi pemohon untuk melaksanakan tahapan penting dalam proses permohonan paspor, seperti pengambilan data biometrik serta wawancara. Metode jemput bola ini menjadi solusi praktis yang memungkinkan pemohon tetap mendapatkan layanan optimal tanpa harus datang ke kantor imigrasi, sehingga sangat membantu dalam menghemat waktu dan tenaga.
Selain itu, layanan Eazy Passport juga dapat melayani pembuatan paspor secara kolektif. Hal ini memberikan kemudahan yang signifikan, khususnya bagi instansi pemerintah, komunitas, maupun kelompok masyarakat yang mengajukan permohonan secara bersama-sama. Dengan layanan ini, pemohon tidak perlu menempuh perjalanan jauh ke kantor imigrasi, karena seluruh proses inti dapat dilakukan langsung di lokasi yang telah disepakati.
Bupati Purworejo turut mengapresiasi pelaksanaan layanan Eazy Passport ini sebagai bentuk inovasi pelayanan publik yang memudahkan serta mendekatkan akses layanan keimigrasian kepada masyarakat. Menurutnya, langkah proaktif yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Purworejo ini sangat membantu dalam menunjang efektivitas pelaksanaan tugas serta memberikan kenyamanan bagi pemohon.
Kehadiran layanan ini menunjukkan komitmen Kantor Imigrasi Purworejo dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Diharapkan, inovasi Eazy Passport dapat terus dimanfaatkan secara luas sebagai bentuk pelayanan prima yang memberikan kemudahan akses, mempercepat proses keimigrasian, serta memperkuat sinergi antara instansi pemerintah dalam mendukung pelayanan publik yang optimal.

